Olahan pangan lokal yang sehat, bernutrisi, dan bernilai tambah — mie berbahan dasar pong blosok, singkong yang dikeringkan warga Pulau Parang.
Takaran di bawah untuk satu kali adonan. Air 100 ml ditambahkan belakangan di langkah 3.

150 gram

230 gram

2 butir

Secukupnya

Secukupnya

1 sendok makan







Gunakan sarung tangan.

Haluskan 150 gram Pong Blosok hingga lembut.



Tambahkan 100 ml air.


Uleni tepung dan air hingga kalis.

Tambahkan 230 gram Tepung Terigu Protein Tinggi.


Tambahkan Garam, Lada, dan Kaldu Bubuk secukupnya.



Tambahkan 2 butir telur.

Tambahkan 1 sendok makan minyak goreng.

Uleni adonan sampai kalis.

Diamkan adonan selama 15–20 menit di tempat yang tertutup agar lebih elastis.

Gilas (rolling) adonan hingga mencapai ketebalan dan bentuk mie yang diinginkan.


Cetak mie menggunakan cetakan berdiameter 5 centimeter.


Kukus mie selama 10 menit.
Keringkan Pong Mie menggunakan sinar matahari atau oven hingga kadar airnya berkurang dan Pong Mie benar-benar kering.
Simpan Pong Mie kering dalam wadah kedap udara agar lebih awet.
Memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah ditemukan dan mendukung diversifikasi pangan.
Mengandung serat tinggi, sehingga dapat melancarkan pencernaan.
Kandungan gizi lebih beragam seperti karbohidrat, serat, vitamin, dan kalium.
Versi cetak Buku Resep & Standar Operasional Prosedur Pong Mie, disusun tim KKN-PPM UGM Kanvas Paramu 2026 bersama warga Desa Parang.